Projek CacheFS merupakan riset tentang sistem berkas (file system); yang dilakukan oleh Ioan Ovidiu Hupca, Ionuţ Bogdan Petre, dan Alexandru Cristian Stan. Telah dipublikasikan pada tahun 2010, riset tersebut dapat diakses secara terbuka di Google Project.
Fokus projek ini adalah hybrid file system, yaitu penggunaan gabungan Random-Access Memory (RAM), solid-state drive (SSD), dan hard disk drive (HDD), dengan tujuan:
- mempercepat waktu akses file dan throughput file,
- merealisasikan kemungkinan perbaikan konsumsi daya.
Ide utama projek ini adalah menggunakan memori cepat (RAM dan SSD) sebagai cache dua-tingkat. File yang terbanyak diakses akan disimpan ke RAM, sedangkan yang diakses lebih sedikit akan berada di SSD. Ketika sebuah file tidak terletak dalam cache, maka terjadilah cache-miss, dan akhirnya data dibaca dari HDD.
Riset pendahulu projek ini adalah Conquest-2 di UCLA. Conquest-2 hanya menggunakan RAM dan HDD saja, tetapi menerapkan profiling pola pengaksesan file yang lebih canggih. Kontribusi yang dihadirkan oleh projek CacheFS antara lain:
- CacheFS menggunakan SSD sebagai cache tingkat-dua.
- SSD dapat digunakan untuk menyimpan file-file besar, yang tidak dapat disimpan di RAM.
- Prioritas penyimpanan file setelah RAM tidak langsung ke HDD, sehingga bisa lebih menghemat daya.
Namun demikian, kontribusi tersebut tak lepas pula dari kelemahan. Penggunaan cache dua-tingkat memerlukan penggunaan algoritma caching yang lebih spesifik untuk memindah-mindahkan data antara dua penyimpan data (RAM dan SSD), sehingga untuk aplikasi yang berbeda bisa membutuhkan algoritma yang berbeda-beda.
Bagaimana metode yang dimiliki oleh CacheFS? Berikut adalah arsitekturnya:
Continue reading [Review] CacheFS: File System Hibrida Antara RAM, SSD, dan HDD →